
Risalah Mursyid:Kewajiban Kita Menyelamatkan Al-Aqsa dan Mengembalikan Palestin
AUTHOR: FIKRAH DAN DAKWAH | POSTED AT: 6:11 AM | FILED UNDER: RISALAH MURSYID
Risalah dari Dr. Muhammad Badie’, Mursyid Am Ikhwan Muslimin, 18-03-2010
Segala puji hanya milik Allah, selawat dan salam ke atas Rasulullah saw beserta keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikutinya..
Sesungguhnya Masjid Al-Aqsa adalah kiblat pertama Umat Islam, masjid suci ketiga dan tempat Isra’ Rasulullah saw. Dari sini tempat baginda Mi’raj (naik) ke langit tertinggi. Palestin adalah peninggalan Nabi Muhammad kepada kita, amanah Umar di dalam tanggungan kita, perjanjian Islam di bahu kita.
Justeru Palestin dan Al-Quds adalah sebahagian dari akidah umat Islam. Pengabaian dalam hal ini bererti pengabaian dalam mendokong kitab Allah, warisan Rasulullah dan para nabi lainnya, tamadun umat dan akidahnya. Melepaskan sebahagian tanahnya kepada Yahudi atau kepada lainnya, atau setidak-tidaknya mengakui hak selain orang Islam ke atasnya, maka hal itu adalah haram sama sekali kerana tanahnya bukan milik individu, kelompok atau negara tertentu setelah Palestin ditakluki oleh kaum muslimin dan Allah menetapkannya untuk kita.
Untuk itu, kewajiban setiap Muslim – sama ada Arab atau selainnya – adalah berjihad dengan kemampuannya untuk membebaskan api penjajahan di sana, merampasnya dari tangan pengganas Yahudi dan mengembalikan kepada rakyatnya yang terusir, dan membebaskan para pejuangnya yang terdiri daripada lelaki dan wanita yang ditahan di penjara Israel. Jika kita tidak melakukannya, maka kaum Muslimin semuanya beroleh dosa dan menanggung kerugian. Bahkan mereka akan mengalami nasib yang sama seperti yang dialami saudara mereka di Palestin.
Tiada Jalan untuk Mengembalikan Hak Kecuali dengan Jihad
Ketahuilah wahai kaum muslimin bahawa jihad adalah kewajiban masa lalu hingga hari kiamat. Jihad adalah puncak kemegahan Islam, tingkatan pertama dalam jihad adalah menolak dalam hati dan tingkatan paling tinggi adalah berperang di jalan Allah. Di antara dua tingkatan terendah dan tertinggi itu adalah jihad lisan, tulisan dan tangan dan menyampaikan kebenaran kepada pemimpin yang kejam. Umat tidak akan hidup, sebuah negara tidak akan bangkit, hak-hak tidak akan terpelihara, tanah, harga diri dan harta tidak akan selamat, kecuali dengan jihad di jalan Allah.
وَجَاهِدُوا فِي اللهِ حَقَّ جِهَادِهِ
“Dan berjihadlah di jalan Allah dengan sebenar-benar jihad.” (Al-Hajj: 78)
إِنَّ اللهَ اشْتَرَى مِنْ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمْ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنْ اللهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمْ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (At-Taubah :111)
Jika kamu, dengan keimanan kamu, menjual diri dan harta kamu kepada Allah, maka ketika inilah waktunya untuk mengorbankan dan menyerahkan diri dan harta itu. Maka penuhilah janji Allah, Dia akan memenuhi janji kamu.
Ketahuilah, sesuatu umat yang meninggalkan dan berlepas diri dari melaksanakan jihad maka Allah akan menyiksa dan menghinakannya.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمْ انفِرُوا فِي سَبِيلِ اللهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الأَرْضِ أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنْ الآخِرَةِ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلاَّ قَلِيلٌ . إِلاَّ تَنفِرُوا يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَيَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلا تَضُرُّوهُ شَيْئًا وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Hai orang-orang yang beriman, Apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit. Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (At-Taubah: 38-39)
وعَنْ اِبْن عُمَر قَالَ: سَمِعْت رَسُول اللَّه صلى الله عليه وسلم يَقُول: “إِذَا ضَنَّ النَّاس بِالدِّينَارِ وَالدِّرْهَم، وَتَبَايَعُوا بِالْعِينَةِ، وَاتَّبَعُوا أَذْنَاب الْبَقَر، وَتَرَكُوا الْجِهَاد فِي سَبِيل اللَّه؛ أَنْزَلَ اللَّه بِهِمْ بَلاَء، فَلاَ يَرْفَعهُ عَنْهُمْ حَتَّى يُرَاجِعُوا دِينهمْ”
Dari Ibnu Umar, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda, “Jika manusia puas dengan dinar dan dirham, mereka berjual dengan inah (hutang), bekerja menggembala sapi, dan meninggalkan jihad di jalan Allah, maka Allah akan menurunkan bala, maka bala itu tidak akan diangkat dari mereka sampai mereka kembali kepada agama mereka,” (Riwayat Abu Daud dengan sanad shahih).
Wahai umat Islam
Sesungguhnya satu-satunya jalan kita yang dapat menghalang serangan biadap terhadap tanah air kita dan satu-satunya jalan yang dapat mengembalikan harga diri dan kemuliaan kita ialah dengan mengerahkan jiwa, harta, waktu dan hidup, dan segala perkara untuk mencapai tujuan mulia kita, iaitu; menjaga agama, negeri dan mengembalikan hak yang terampas. Itu adalah tujuan yang dilindungi oleh semua agama samawi dan diiktiraf oleh undang-undang dan konvensyen antarabangsa, termasuk resolusi PBB.
Ketahuilah wahai kaum muslimin, sesungguhnya kekuatan yang dikehendaki oleh jihad adalah lahir dari keikhlasan niat kamu, kekuatan iman kamu, keteguhan akhlak kamu, kekuatan kesatuan kamu sebagaimana sebuah bangunan yang kukuh.
إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنيَانٌ مَرْصُوصٌ
“Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kukuh.” (As-Shaf:4)
عَنْ أَبِي مُوسَى رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: “الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا- وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ
Dari Abu Musa Al-Asyari ra, dari Nabi saw, ia berkata, “Orang mukmin dengan mukmin lainnya laksana bangunan yang satu bahagian dengan bahagian lainnya saling menguatkan – Rasulullah merangkai jari-jarinya,” (Bukhari)
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi” (An-Anfal: 60)
Seorang mukmin dilarang masuk lubang yang sama dua kali
Wahai pemimpin Arab dan negara-negara Islam,
Sesungguhnya seorang mukmin dilarang masuk lubang yang sama dua kali. Namun sayang orang-orang Yahudi dan Amerika menjerumuskan kamu ke dalam lobang yang sama berkali-kali. Kamu tidak mengambil pelajaran dan tidak nampak hakikat mereka yang sebenar. Musuh-musuh telah menipu kamu, sebagaimana mereka menipu orang- orang sebelum kamu. Mereka mengundang kamu makan-makan dan kamu penuhi undangan itu. Padahal mereka melihat itu semua hanya kepura-puraan dan lakonan untuk menutup rancangan jahat mereka. Semakin hari mereka semakin jelas penipuan dan kejahatan mereka, semakin hari mereka berbuat kerusakan dan kekerasan, mengepung dan mengusir sebuah bangsa yang mengalami kepedihan selama satu abad. Bahkan mereka tidak malu memberikan kamu tali untuk menjerat leher saudara-saudara kamu sendiri. Mereka tidak segan-segan memberikan anak panah kepada kamu untuk kalian tusukkan di leher saudara kamu yang sebangsa dan seagama. Lebih dari itu, mereka mendirikan benteng yang melindungi bangsa Yahudi dan menyediakan segala keperluan sebuah kehidupan untuk mereka. Sungguh jijik dosa kamu dan sungguh keji perbuatan kamu.
وَاللهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ
“Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.” (Yusuf: 21)
Wahai pemimpin dan umat Islam!
Ketahuilah bahawa perdamaian yang musuh kamu inginkan di Timur Tengah adalah agar bangsa Arab menutup mata dari darah saudara mereka yang tertumpah, agar telinga bangsa Arab pekak dari mendengar jeritan para janda dan anak yatim yang memilukan setiap hari, agar bangsa Arab melupakan jutaan pelarian yang diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar. Perdamaian yang menuntut agar kamu melupakan puluhan ribu tawanan di penjara Israel. Pada waktu yang sama dunia kecoh hanya kerana jeritan seorang anggota tentera Israel Gilad Shalit yang ditawan pejuang Palestin dan seluruh dunia berusaha membebaskannya. Sementara mereka tidak peduli dengan tawanan kita. Tidak ada seorang pun yang beragama Islam dan pemimpin di dunia ini yang berusaha membebaskan tawanan Palestin di penjara Israel. Fatamorgana perdamaian menginginkan kita agar melenyapkan dari harga diri dan kehormatan kita sebagai bangsa yang dirampas sebagian tanah airnya dengan peluru dan api untuk didirikan sebuah negara yang keji di atas jasad-jasad kaum yang tidak bersalah, darah-darah yang mulia dan kehormatan yang dilanggar.
Demi Allah, beritahu saya, apa yang sudah kamu ambil dari perundingan selama 60 tahun? Apakah dengan perundingan dengan negeri-negeri dan pemerintahan yang menjadi mainan boneka Israel dan Amerika itu menyebabkan Israel menghentikan kebiadapan mereka? Bahkan pemimpin boneka ini menangkap semua orang yang ingin menolong saudara mereka di Palestin dan memenjarakan semua yang memberikan bantuan kepada saudara mereka di Palestin. Paling ketara ialah mereka menunjukkan kepada rakyat dan dunia bahawa mereka berusaha mewujudkan rundingan damai tetapi mereka menyekatkan atau menghalang bantuan kemanusiaan kepada al-Aqsa dan Palestin. Apatah lagi mereka langsung tidak membenarkan kami sepertimana orang lain dari negara lain dibenarkan… adakah kami dari dunia lain atau planet lain?!
Wahai pemimpin Arab dan umat Islam!
Cukuplah pengalaman perundingan damai kamu dengan Israel. Ketahuilah bahawa mereka berunding bukan untuk mengembalikan sesuatu yang sudah mereka rampas dan mereka jajah. Tapi itu mereka lakukan agar kamu memberikan cop resmi bahawa mereka berhak atas sebahagian yang mereka rampas dari kamu. Setelah itu mereka akan meneruskan tindakan pembunuhan itu. Sampai mereka boleh mendirikan negara mereka dari sungai Nil hingga sungai Furat. Resolusi PBB mengakui Israel sebagai sebuah negara adalah resolusi dari pertubuhan yang tidak mempunyai hak untuk memberikan sesuatu kepada Israel. Itu adalah keputusan yang jahat dan zalim, tidak benar dan tidak adil. Palestin adalah milik bangsa Arab dan umat Islam. Mereka sudah mengorbankan jiwa yang berharga, darah yang suci, dan dengan izin Allah ia akan tetap menjadi milik bangsa Arab dan umat Islam. Tiada satupun yang boleh mencabutnya, mengoyakkannya atau menanggalkannya daripada milik Arab dan Islam.
Wahai umat Islam!
Sesungguhnya sebagai umat Islam kewajiban kita terhadap Palestin adalah suatu kewajipan yang besar dan peranan kita begitu penting dalam membantu mereka.
Kewajiban pertama kita adalah mengikhlaskan niat kita, memperbaharui iman kita, mengikatkan diri kita kepada Allah, meminta pertolongan kepada-Nya, bertawakal kepada-Nya di setiap amal dan jihad serta pengorbanan kita, kemudian meyakini bahwa jihad adalah puncak dari ketinggian Islam dan di sanalah harga diri dan kemuliaan kita.
Setiap keluarga muslim mesti menanamkan dalam hatinya dan hati anak-anaknya bahawa Palestin adalah masalah utamanya, cita-citanya yang terbesar dan sibuk kerananya. Ibubapa perlu mengajarkan anak-anaknya tentang Palestin, mereka harus dididik sejak dalam kandungan cinta kepada Allah, Rasul-Nya, cinta jihad di jalan Allah. Mengajarkan kepada mereka bahawa cinta kepada Palestin dan masjid Al-Aqsa adalah sebahagian daripada iman. Mereka mesti diajarkan bahawa tidak ada persamaan antara jihad dan keganasan. Jihad adalah pengorbanan untuk mengembalikan hak yang dirampas, membela kehormatan dan mengusir penjajah sehingga kalimah Allah menjadi yang tertinggi. Mereka mesti diajarkan bahawa keganasan adalah penjajahan terhadap negeri orang lain, merampas kekayaan alam negeri lain, mengusir warganya yang jujur, mengalirkan darah orang-orang yang tidak bersalah, wanita dan anak-anak di negeri mereka.
Setiap muslim lelaki dan perempuan membantu dan mendukung bangsa yang terkepung dengan segala kemampuan. Dulu IM melaungkan slogan “10 sen untuk Palestin”. Hari ini setiap muslim mesti mengasingkan sebahagian hartanya untuk membantu saudara mereka di Palestin yang terkepung. Tetapi sekarang dengan slogan “Satu dollar untuk Palestin” setiap bulan paling minima, tetapi kalau lebih maka Allah akan melebihkan lagi rezekinya. Mestilah melatih anak-anak untuk mengasingkan wang sakunya untuk membantu kanak-kanak dan anak yatim Palestin yang terusir.
Barangsiapa yang tidak mampu berjihad dengan harta maka kewajipannya adalah dengan memenuhi hatinya dengan cinta kepada para mujahidin, cinta melihat keadilan kepada sebuah bangsa, kewajipan menolong mereka, mendorong manusia untuk berinfak demi mereka, bangun dengan berdoa di tengah malam dengan hati yang pedih dan terluka agar Allah mengangkat penderitaan mereka dan menolong mereka. Sebab panah di tengah malam sangat tepat dan tidak akan tersasar.
لَيْسَ عَلَى الضُّعَفَاءِ وَلا عَلَى الْمَرْضَى وَلا عَلَى الَّذِينَ لا يَجِدُونَ مَا يُنْفِقُونَ حَرَجٌ إِذَا نَصَحُوا لِلَّهِ وَرَسُولِهِ مَا عَلَى الْمُحْسِنِينَ مِنْ سَبِيلٍ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (At-Taubah: 91)
5. Turut serta dalam media massa dan akitiviti yang mendukung bangsa Palestin yang terjajah dan mereka yang mempertahankan masjid Al-Aqsha dan tempat suci lainnya.
6.Menghubungi saudara-saudara kita di Palestin dengan telefon atau melalui laman web (seperti twitter atau facebook) untuk menyokong mereka dan memberikan segala dukungan yang diperlukan untuk menghadapi musuh sambil tidak lupa untuk mendoakan mereka.
Wahai ulama umat dan pimpinannya
Sesungguhnya menjaga Al-Aqsa dan mengembalikan Palestin tergantung di tengkuk kamu. Ia menjadi wajib fardu ain ke atas kamu. Kamu adalah pembawa risalah. Justeru kewajipan paling besar kamu adalah menjelaskan kepada umat soal peranan mereka dalam mempertahankan Palestin, mengembalikan masjid Al-Aqsa dari tangan Yahudi dan membebaskannya daripada cengkaman mereka.
Dulu ulamak Al-Azhar jika menyampaikan satu kata kebenaran maka seluruh penjuru dunia akan menyambutnya. Jika menyerukan jihad maka orang Islam yang dekat dan jauh, di barat dan di timur akan menyambutnya. Kerana itu, dulu orang-orang Perancis mengatakan bahawa pertempuran tidak akan padam kecuali dengan menghabiskan Al-Azhar, maka mereka memasuki kampus itu dengan kuda-kuda mereka dan melakukan kerusakan. Namun ketika ketua tentera Perancis dibunuh, mereka menjadi kocar-kacir dan menanggung kekalahan.
Sesungguhnya kewajipan kamu adalah bekerja untuk menegakkan neraca keadilan, memperbaiki urusan manusia, menolong yang tertindas, menyuarakan tentangan terhadap pendokong kezaliman siapapun jua dan sebesar mana kekuasannya.
Sabda nabi saw:
عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: “أفضل الجهاد كلمة حق عند سلطان أو أمير جائر
Dari Abu Said Al-Khudri dari Nabi saw beliau bersabda, “Sebaik-baik jihad adalah menyampaikan kata-kata kebenaran di depan penguasa atau pemimpin yang zalim,” (Abu Daud).
وعن جابر رضي الله عنه: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “سيد الشهداء حمزة بن عبد المطلب، ورجل قام إلى إمام جائر فأمره ونهاه فقتله
Dari Jabir ra, Rasulullah saw bersabda, “Pemimpin para syuhada adalah Hamzah bin Abdul Mutalib dan seorang laki-laki yang bangkit di hadapan pemimpin yang zalim untuk amar makruf nahi munkar, maka ia dibunuh oleh pemimpin itu,” (Ibnu Majah dengan sanad Shahih).
Wahai pemimpin organisasi di dalam masyarakat,
Sebuah negeri adalah hak semua. Semua negeri yang dimasuki oleh Islam adalah negeri Islam. Palestin dan Al-Aqsa adalah amanah yang terbeban di pundak kita semua. Justeru semua pihak wajib berusaha mempertahankannya sesuai dengan tugas dan jawatannya.
Benarlah apa yang disebutkan dalam hadits riwayat Abdullah bin Umar ra, ia berkata; saya mendengar Rasulullah bersabda,
: “كُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْئولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، الإِمَامُ رَاعٍ مَسْئولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهْوَ مَسْئولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا مَسْئولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا، وَالْخَادِمُ رَاعٍ فِي مَالِ سَيِّدِهِ مَسْئولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ- قَالَ وَحَسِبْتُ أَنْ قَدْ قَالَ- وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي مَالِ أَبِيهِ مَسْئولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَكُلُّكُمْ رَاعٍ مَسْئولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian bertanggungjawab atas yang dipimpinnya. Seorang imam adalah pemimpin dan bertanggungjawab atas rakyatnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin di keluarganya dan bertanggungjawab atas yang dipimpinnya. Seorang perempuan adalah pemimpin di rumah suaminya dan bertanggungjawab atas yang dipimpinnya. Seorang pembantu adalah pemimpin bagi harta majikannya dan ia bertanggungjawab atas apa yang dipimpinnya.” Abdullah bin Umar mengatakan; saya kira beliau juga mengatakan, “Seorang laki-laki adalah pemimpin terhadap harta orang tuanya dan bertanggungjawab atas apa yang dipimpinnya.” (Bukhari Muslim).
Guru di kampus dan sekolah, usahawan, ahli parlimen, akhbar, media elektronik, radio semuanya dituntut untuk membela Palestin dan warganya. Menyedarkan semua golongan masyarakat tentang kewajipan mereka terhadap Palestin, membongkar rencana-rencana jahat Israel dan Amerika. Menyampaikan nasihat dan seruan ikhlas kepada pemimpin, pembesar dan raja agar semua bangkit menjalankan tanggungjawab ini. Semua pihak dituntut memikul tugas sesuai dengan bidang dan kuasa mereka.
Sungguh pelik dunia kini!! Ketika patung Buddha (di Afghanistan) dihancurkan dunia bangkit, semua pemimpin, raja-raja, golongan intelek dan semua media massa mengecam tindakan itu. Namun ketika masjid Ibrahim dan masjid Bilal dicantum sebagai warisan yahudi, Al-Aqsa dirobohkan secara perlahan-lahan dengan cara menggali terowong di bawahnya, Al-Quds di yahudisasikan dan diubah sejarahnya, semuanya diam membisu ketakutan, tidak terdengar satu suara sedangkan jenayah yang besar berlaku di depan mata.
Wahai pendokong kemerdekaan dan pendokong kemuliaan,
Kini tibalah masanya para pendokong kemerdekaan dan kebenaran dari semua agama dan di seluruh dunia untuk berkata dengan satu kata kebenaran dan menuntut agar hak yang dirampas mesti dikembalikan kepada pemiliknya.
Kini tibalah masanya kamu mendeklarasikan secara terang bahawa tiada keamanan bagi anak-anak kita dan keturunan kita selama masih ada sebuah bangsa yang diusir dari negerinya dan ada bangsa lain dari negeri lain menjajahnya, selama masih ada bangsa yang dihalang dari tempat sucinya dan ada bangsa lainnya menghancurkan dan merusakkan masjid-masjid dan tempat suci.
Kita tibalah masanya para pendokong kemerdekaan dan kebenaran, wahai kaum muslimin, wahai bangsa Arab setelah seabad berlalu, hentikan air mata anak-anak yatim serta janda, bebaskan para tahanan Palestin, kembalikan hak yang dirampas kepada pemiliknya, kembalikan warga terusir dan pelarian ke negeri mereka, potong kuku-kuku dan taring panjang Israel sehingga dunia menjadi aman dan stabil serta manusia hidup dengan bahagia dan sejahtera.
Wahai keluarga kami di Palestin
Allah pasti akan mengukuhkan kaki-kaki kamu, mengikat hati kamu, melimpahkan kebaikan dan kekayannya, diturunkan tentera Allah dan kamu pasti akan ditolong. Kami bersama kamu dengan apa jua yang kami miliki, kami tidak akan sekali-kali membiarkan kamu bersendirian meskipun memerlukan pelbagai bentuk pengorbanan dan perjuangan.
﴿وَلا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ . إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ . وَلِيُمَحِّصَ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا وَيَمْحَقَ الْكَافِرِينَ
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang paling Tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, Maka Sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’. dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim, dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir.”
Artikel asal: http://www.ikhwanonline.com/Article.asp?ArtID=61972&SecID=213












"Segala kepujian dan kesyukuran dipersembahkan ke hadhrat-Mu ya Allah di atas limpah rahmah perlindungan kepada kami sekalian dengan aman tenteram, sihat wal’afiat dan selamat sejahtera. Kami memohon kepada-Mu ya Allah semoga diperkukuhkan perpaduan, dipereratkan persaudaraan dan diperkuatkan keazaman, hasrat dan cita-cita agar sentiasa mendapat keredhaan-Mu ya Allah".
"Kami juga memohon kasih sayang-Mu ya Allah agar jiwa dan kehidupan kami berada dalam aman di dunia agar kami dapat mengimarahkan bumi sepertimana yang Engkau perintahkan, maka daripada Engkaulah sahaja ya Allah kami memohon bantuan dan pertolongan".
"Kami dengan segala rendah diri memohon agar Engkau kurniakan kami dan hamba-hamba-Mu sekalian dengan taufik dan hidayah, sentiasa di bawah pimpinan dan petunjuk-Mu ya Allah, mudah-mudahan segala usaha dan amal yang kami tunaikan akan mendapat sepenuh kejayaan dalam keredhaan dan restu-Mu di sepanjang zaman".
"Berkatilah negara Malaysia ini dan rahmatilah di bawah perlindungan-Mu sekalian yang bersangkutan dengannya semoga mendapat pertunjuk dari-Mu ke jalan yang Engkau redhai serta dengan penuh kehormatan dan kesucian, di samping meninggikan syiar-Mu dalam semua bidang".
"Peliharakanlah kami dan negara kami daripada segala bala bencana. Jauhkanlah kami sekalian daripada segala ancaman dan pengkhianatan. Bersihkanlah negara kami dari segala anasir jahat. Pandulah kami semua ke jalan yang benar, adil dan saksama dalam melaksanakan tanggungjawab yang diamanahkan.".
"Kekalkanlah ya Allah kebenaran, keadilan, perpaduan, ketenteraman dan kemakmuran dalam negara bertuah ini".
View Profile: Rantong
Karnival Selamatkan gaza Palestin yang dijalankan di Kg Permatang Palas Benut benar-benar menarik dan unik kerana beberapa individu utama telah merialisasikan keupayaan mereka di dalam merancang dan menggerakkan masyarakat setempat dengan berkesan. Aman Palestin Sekretariat Johor ingin merakamkan terima kasih khusus kepada Tn Hj Moit Saion, En Mispan Sulaiman, Tn Hj Nordin Suriff dan Cikgu Zulkarnain Lasiman. Pemerhati Aman Palestin sangat terharu di atas kesunguhan dan komitmen serta keupayaan mereka mengemblingkan tenaga dipelbagai lapisan masyarakat kampung dari peringkat kanak-kanak, remaja, pemuda/pemudi, kaum wanita dan golongan warga emas. Tahniah dan semoga keikhlasan tuan-puan diganjari ALlah dengan ganjaran yang berpanjangan.
Sunday, February 15, 2009
KARNIVAL SELAMATKAN GAZA DI BENUT BERJALAN LANCAR BHG 4
Ekspressi anak-anak di dalam pertandingan mewarna dan melukis di Karnival telah dapat menilai bagai mana anak-anak yang terdedah dengan isu Gaza mempunyai semangat dan keperihatinan yang tinggi terhadap saudara mereka di Palestin. Pelbagai ekspressi dilahirkan oleh kanak-kanak yang menyertai pertandingan mewarna dan melukis. Semoga dengan itu tertanam perasaan simpati dan semangat juang anak-anak kita di dalam menentang kezaliman di mana jua.
Pertandingan mewarna dan melukis disertai oleh anak-anak dari tadika dan sekolah berhampiran dan juga anak-anak yang datang dari Johor Bahru. Berikut adalah beberapa koleksi hasil warna dan lukisan anjuran Aman Palestin.
Mahasiswa/i UTM Skudai Perihatin
Tuesday, February 10, 200
Selama hampir setengah bulan mulai awal bulan Feb 2009, gabungan beberapa persatuan dan kelab di UTM menganjurkan dan melancarkan kutipan Tabung Kemanusiaan Gaza Palestin. Kerjasama dari Pihak Aman Palestin Sekretariat Negeri Johor Darul Takzim diberikan dalam bentuk membekalkan bahan-bahan pameran, tabung kutipan, barang-barang jualan kepada warga UTM. Beberapa lokasi ditempatkan bagi menjalankan aktiviti diatas. Pelbagai bahan yang menjelaskan keadaan yang sedang berlaku di Gaza Palestin turut diedarkan bagi memberikan gambaran sebenar apa yang berlaku di Palestin. Keperihatinan dan rasa simpati jelas ditunjukkan oleh para pelajar yang menjayakan projek ini walaupun mereka sibuk dengan urusan kuliah, tutorial, ujian, kuiz dan sebagainya. Mereka benar-benar membuktikan bahawa pelajar Universiti hari ini masih memiliki nilai-nilai positif dan perihatin serta tidak semata-mata menjadi kutu buku di menara gading. Tahniah dan ikhlaskan amalan saudara/saudari demi membentuk jatidiri sejati. Turut berada di lokasi beberpa orang perunding & sukarelawan Aman Palestin bagi memberikan sokongan moral dan nasihat kepada mahasiswa/i yang bertugas.
RANCANGAN AKTIVITI AMAN PALESTIN JOHOR
1. 2-14/2/2009 - Program Kelab Gabungan Rakan Muda UTM Skudai.
2. 13/2/2009 - Pameran & Jualan di Fakulti ALam Bina UTM
4. (Tarikh akan ditentukan) : Karnival Selamatkan Gaza Palestin di Kompleks Angsana : Anjuran bersama YB Dato' Osman Hj. Sapian dan Peniaga-peniaga di Angsana.
5. 20/2/2009 - Pameran dan Jualan Masjid Jamek Kota Tinggi, Solat Jumaat
- Ceramah Palestin oleh Yg Bhg. PM Dr. Zin / Us. Akib - Maghrib
6. 21/2/2009 - AP di SMA Mersing - Penceramah Yg Bhg. Imam Ustaz. Akib.
7. 23/2 - 15/3/2009 - AP di Politeknik JB, P.Gudang - Ceramah / Jualan
/ Pameran / Kutipan.
Wednesday, February 11, 2009
MoU Aman Palestin Sekretariat Johor dengan Kelab MyVi Extreme
Di atas dasar untuk bersynergi di dalam usaha menyebarluaskan maklumat berhubung isu Palestin kepada masyarakat khususnya di negeri Johor, Aman Palestin Sekretariat Negeri Johor Darul Takzim (APJ) bekerjasama kepada sesiapa jua yang bersedia membawa misi APJ. Kesediaan Kelab MyVi wilayah selatan untuk membawa misi mengumpul dana kemanusiaan Gaza Palestin, pihak APJ telah mempelawa Kelab MyVi untuk bekerjasama. Satu majlis ringkas di pelabat APJ telah diadakan dan MoU telah ditandatangani bersama.
Majlis dihadiri oleh lebih kurang 20 ahli kelab MyVi dan didahului dengan ceramah ringkas oleh Perunding/Sukarelawan APJ PM Dr Mohd Zin Kandar. Tujuan sessi ini adalah bagi menjelaskan latar belakang AP dan Isu palestin bagi difahami oleh ahli-ahli kelab MyVi agar apabila mereka bergerak dalam masyarakat membawa makluamt AP, mereka pergi dengan maklumat dan kefahaman yang jelas berkaitan dengan isu yang sedang berlaku di Palestin khususnya di Gaza.
Satu MoU ringkas di tandatangani oleh kedua-dua pihak dan pihak APJ membekalkan beberapa tabung, buletin dan maklumat kepada ahli-ahli Kelab MyVi. Dengan demikian, APJ akan dapat memantau individu dan pertubuhan yang membawa misi APJ dan menghindari dari perkara-perkara yang tidak diingini.
Saturday, February 14, 2009
Ekspressi Pelajar-pelajar Senibina UTM tentang Gaza
Pada 13 Feb 2009, Persatuan Pelajar Senibina UTM telah mengadakan "Bazzar e-vo" yang bertemakan FREE GAZA di Fakulti Alam Bina. Menurut Mohd Amin Madhadzir(Pengarah Program dan Pengerusi biro kerohanian Kelab Senibina), Bazzar e-vo kali ini bermatlamat untuk mewujudkan rasa simpati dikalangan pelajar mengenai nasib yang menimpa penduduk Gaza. Antara aktiviti ialah jualan produk-produk Aman Palestin, ekspressi Gaza berupa lakaran dan lukisan mural, ekspressi "Anti war avatar" dan jualan makanan. Sumbangan derma juga diterima dari pelajar-pelajar yang hadir dan menyumbang dalam tabung Aman Palestin.
Saturday, March 7, 2009
DARI KAMU UNTUK GAZA
Jumaat 6 Mac 2009, Kelab Thesis Tahun Akhir Senibina UTM telah berjaya menganjurkan program "Dari Kamu Untuk Gaza". Majlis terbahagi kepada dua segmen iaitu wakti pagi di Bilik Seminar Fakulti Alam Bina UTM dalam bentuk ceramah palestin dan pameran. Wakil Aman Palestin Imam Ustaz Mohd Akib dan PM Dr Mohd Zin memberikan ceramah dan dikuti dengan soal jawab. Beberapa persoalan penting diketengahkan para bakal arkitek yang hadir. Beberapa orang pensyarah Seni Bina juga turut hadir.
Di sebelah malam pula di adakan majlis makan malam yang di adakan di bangunan Canselori UTM. Majlis dimulai dengan tayangan multimedia Palestin, Deklamasi Sajak, Ucapan Timbalan Dekan - Prof Dr Hamdan AHmad, Ucapan Wakil Aman Palestin Tn Hj Tahir Hamdan dan persempahan kesenian serta penyerahan cek kutipan dana kemanusiaan oleh Prof Hamdan kepada Th Hj Tahir. Majlis dihadiri oleh pelajar-pelajar dan kakitangan UTM. Teman Dari Kamu Untuk Gaza memberikan kesan yang mendalam kepada para hadirin bagaimana kesengsaraan rakyat Palestin dan simpati serta kebersamaan pelajar dan staf dalam negei dan luar negara yang berbilang kaum. Sdr Jack merupakan Pengerusi Program dan turut dibantu oleh Sdr Rofi dan pengemblengan tenaga padu dari pelajar-pelajar thesis tahun akhir senibina.
Saturday, February 14, 2009
Aman Palestin Johor dijemput bekerjasama dengan Perbadanan Perpustakaan
Baru-baru ini pihak APJ telah dijemput ke Perbadanan Perpustakaan Awam Johor (PPAJ) bagi membincang kemukinan kerjasama pintar di antara Aman Palestin dan Perpustakaan tersebut di dalam menyebarluaskan makluamt berkaitan isu Palestin. Pertemuan selama lebih kurang 1 jam di antara pihak APJ dengan Pengarah PPAJ pada dasarnya membuahkan suatu kesepakatan yang positif. Sebagai sebuah badan yang berusaha untuk menyebarluaskan maklumat mengenai Palestin, tawaran PPAJ sememang tepat pada masanya. Projek jangka pendek merupakan cadangan agar pihak APJ mengadakan pameran di perpustakaan serta mengadakan beberapa siri ceramah Palestin di perpustakaan berkenaan. Projek jangka panjang merupakan cadangan mewujudkan Palestinian Corner di PPAJ. APJ diwakili oleh Pegawai Operasinya (Saudara Fauzi) dan Perunding APJ (PM Dr Mohd Zin), manakala pihak PPAJ diwakili oleh Pengarahnya (Ungku Hjh Noorakmal bt. Ungku Sulaiman) dan beberapa pegawai perpustakaan.
_____________________________________
Sunday, March 8, 2009
Yayasan Harmoni Lancar RM250,000.00 sasaran Untuk Aman Palestin
Johor Bahru 7 Mac 2008 di the Zon Stulang Laut, satu majlis pelancaran pungutan dana oleh Yayasan Harmoni dengan kerjasama Atlan Holding, the Zon dan Aman Palestin telah berjaya dianjurkan. Majlis diserikan dengan kehadiran Pengarah Atlan Holding - General Dato Seri Panglima Azumi (Rtd), Pengurus Eksekutif Yayasan Harmoni - Tn Hj Adam Sani Abdullah, Pengerusi Aman Palestin Johor - Imam Ust. Mohd Akib Abdullah serta tetamu kehormat, sukarelawan AMan Palestin dan para pemberita.
Melalui kutipan yang dijalankan syarikat-syarikat dalam rangkaian the Zon dan Atlan Holding serta Yayasan Harmoni sendiri bermula hari ini sehingga akhir bulan Mei 2009, sejumlah RM250,000 adalah menjadi sasaran dan menurut Pengurus Eksekutif Yayasan Harmoni, jumlah tersebut adalah peringkat pertama yang akan diserahkan kepada Aman Palestin sebagai sumbangan yayasan untuk menjayakan projek pembinaan Hospital Pakar di Gaza yang sedang diusahakan oleh Aman Palestin.
Majlis di atas dipenuhi dengan tayangan multimedia yang menyentuh perasaan, ucapan wakil rakyat Palestin - Br. Muslim Abu Umar dan pamiran Aman Palestin di ruang legar the Zon yang akan terus berlangsung beberapa hari.
Penglibatan badan korporat sebegini rupa, sesungguhnya adalah suatu yang sangat membanggakan dan Insya ALlah akan benar-benar ditunggu-tunggu oleh rakyat Palestin yang benar-benar sedang menunggu bantuan dari rakyat Malaysia.